Sosialisasi Program Bantuan Biaya Pendidikan

Report
SOSIALISASI PROGRAM
BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN
“ BIDIK MISI “
DR.H.IBRAHIM SAMAN,MM
SEKRETARIS PELAKSANA
DISAMPAIKAN DALAM RAPAT KOORDINASI
PIMPINAN BIDANG KEMAHASISWAAN PTS
KOPERTIS WIL.IX SULAWESI 30 DESMBER 2013
UU NO.12 TAHUN 2012 ,DIKTI
MENAUNGI PERGURUAN TINGGI
DAN
MELINDUNGI MASYARAKAT
Sprit : Menyambut dan membangun
geneasi emas 2035




Momentum besar terjadi penduduk Indonesia
2010-2035 jumlah pendudukn produktif jauh
lebih banyak
Kondisi optimun terjadi pertama kali sepanjang
sejarah bangsa sejak zaman majapahit.
Kesempatan emas untuk tumbuh berkembang
sumberdaya manusia lewat pendidikan terutama
pendidikan tinggi,
Kegagalan mengelola menjadi malapetaka
bencana kependudukan ( demograhic disaster )

Komposisi tenaga kerja kita dalam maupun luar
negeri didominasi : SD/SMP (70,4 %), SLTA
(22,45% ) dan PT (7,25%), dibanding Malaisia PT
(20 %) dan 24 % SD/SMP. Rata-rata negara maju
40 % diperlukan perluasan akses.
Semangat UU-Dikti No 12/2012








Perluasan dan penjaminan akses berkeadilan
Pengembangan Tridharma secara utuh
Kesetaraan
Penguatan Pendidikan Vokasi
Keutuhan jenjang pendidikan
Otonomi Pengelolaan Pendidikan Tinggi
Sistem Penjaminan Mutu
Memastikan tanggung jawab negara dan
menghindari liberalisasi dan komersialisasi PT
BIDIK MISI MEMOTONG MATA RANTAI
KEMISKINAN
Muhammad Nuh (Mendikbud)

Kemuliaan Perguruan Tinggi bukan terletak pada
banyaknya mobil-mobil yg mewah yg parkir di
halaman kampus, sebagai simbol banyaknya orang
kaya yg kuliah di kampus itu, Namun kemuliaan
kampus lebih ditentukan oleh seberapa banyak
kampus itu memberikan kesempatan kepada anakanak yg berasal dari keluarga miskin.
Terobosan Bantuan Biaya Pendidikan
Tinggi
Hingga tahun akademik 2012/2013 program
Bidik Misi membantu 88.142 mhs dari keluarga
miskin dengan potensi akademik tinggi.
Ditargetkan hinggu tahun 2013/2014, ada
sekitar 150 ribu mhs yg akan menerima
program ini.
Latar Belakang


Dalam rangka penyiapan insan Indonesai cerdas
dan kompetitif bagi mahasiswa yg tdk mampu
secara ekonomi dan berpotensi ekonomi baik, perlu
difasilitasi secara berkelanjutan melalui pemberian
bantuan biaya pendidikan.
Bantuan biaya pendidikan dimaksudkan utk
meningkatkan perluasan, pemerataan akses dan
kesempatan belajar di PT.
Pengertian



Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi adalah
bantuan yg diberikan kpd mahasiswa tdk mampu secara
ekonomi dan memiliki potensi akademik baik utk menempuh
pendidikan di perguruan tinggi pada program studi
unggulan sampai lulus tepat waktu.
Penyelenggara Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi
adalah seluruh PTN dan PTS terpilih dibawah Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Mahasiswa Penerima dana bantuan pendidikan Bidikmisis
adalah mahasiswa yg tdk mampu secara ekonomi dan
memiliki potensi akademik baik yg lulus seleksi dan terpilih
utk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada
program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.
Tujuan Bidikmisi






Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon
mahasiswa, khususnya yg menghadapi kendala ekonomi.
Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan
tinggi bagi peserta didik yg tdk mampu secara ekonomi
dan berpotensi akademik baik.
Menjamin keberlanjutan studi mahasiswa sampai selesai dan
tepat waktu.
Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang
kurikuler, ko-kurikuler maupun ektra kurikuler.
Meninmbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon
mahasiswa lain utk selalu meningkatkan prestasi.
Menghasilkan lulusan yg mandiri, produktif dan memiliki
kepedulian sosial, upaya pemutusan mata rantai kemiskinan
dan pemberdayaan masyarakat.
Sumber Dana

Diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan yg bersumber dari APBN dan APBN-P,
dialokasikan
melalui
Satker
Direktorat
Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti.
Pengelola Bidik Misi

Penanggung jawab
Rektor/Ketua/Direktur PT penyelenggara program
 WR/WK/Dir.Bid.Akademik & Kemahasiswaan
 Koordinator Kopertis


Pelakasana:
Karo/Lembaga/Dir.Akad.&Kemahs yg ditunjuk
 Sekretaris Pelaksana
 Kep.Bag. Bid.Akad & Kemahs yg ditunjuk
 Tim yg ditunjuk oleh Penanggung jawab PT
 Tim teknologi informasi & komunikasi
 Satker PT dan Kopertis

Tugas dan Tanggung jawab PT









Sosialisasi program terutama ke SLTA diwilayahnya
Pendataan mahasiswa penerima dan calon mhs penerima
Menetapkan penerima melalui SK pimpinan PT dan melalui
sistem informasi manajemen
Melakukan perubahan data mahasiswa penerima paling
lambat setiap akhir semester
Melaporkan data informasi prestasi akademik mahasiswa
melalui sistem on line yg tersedia
Monitoring dan evaluasi internal
Mengelola dana bantuan penyelenggaraan pendidikan
Pelayanan dan penanganan pengaduan pemangku
kepentingan
Penyusunan laporan pelaksanaan
Tugas dan Tanggung jawab PT
Kopertis







Mendistribusikan kuota mahasiswa baru PT
diwilayahnya sesuai ketentuan
Menyalurkan dana setlement/biaya hidup sementara
Sosialisasi/verifikasi
Monitoring dan evaluasi minimal 2 kali setahun
Merekomendasikan penggantian penerima yg tidak
layak
Melaporkan IPK melalui sistem on line yg tersedia
Penyusunan laporan pelaksanaan program dan
keuangan
Tatacara dan Kuota

Perssyaratan Calon Mahasiswa Penerima:
Siswa SLTA yg akan/baru lulus
 Lulusan 1 thn sebelumnya dan bukan penerima bidikmisi dan
tdk bertentangan dgn ketentuan yg berlaku diPT
 Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 thn
 Tdk mampu secara ekonomi sbb: (1) Pendapatan kotor
orang tua/wali Rp 3.000.000./bln (2) Pendapatan kotor
gabungan org tua/wali dibagi anggota keluarga sebesar
Rp 750.000/bln



Pendidikan org tua/wali setinggi-tingginya S1 atau D4
Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan
sekolah
Pendaftar

Memilih diantara PTN dan PTS dgn ketentuan :
Pendaftaran on line melalui http:daftar.bidikmisi.dikti.go.id
 Seleksi masuk PTN (SNMPTN)
 Seleksi mandiri di 1 PTS




PT melakukan seleksi sesuai persyaratan dan kriteria
yg ditetapkan masing-masing PT
Seleksi
ditentukan
PT
masing-masing
dgn
memprioritaskan pendaftar yg tdk mampu ekonomi,
memperhatikan asal daerah pendaftar, lebih baik
mengunjungi alamat pendaftar.
Kuota PTS termasuk penentuan prodi dilakukan oleh
Dikti dan Kopertis dgn kriteria khusus.
Tata Cara Pemanfaatan Dana

Dana Bantuan Bidik Misi
Dana bantuan sebesar Rp 6.000.000/mhs/ semester
selama masa studi : S1/D4 8 smtr atau 10 smtr yg
mempunyai program profesi, D3 6 smtr.
 Bantuan Bidik Misi digunakan biaya hidup minimal 60%
langsung ke mahasiswa (rekening) 40% langsung ke PT
pengelola
 Khusus utk mhs baru (dari kuota awal) memperoleh bantuan
biaya sebesar Rp 1.500.000/mhs yg berasal dari luar
kota. Bantuan biaya kedatangan setiap PT adalah 50% x
jumlah kuota awal x Rp 1.500.000. Diperuntukkan:

Diperuntukkan




Penggantian biaya transport utk satu kali dari
tempat asal menuju PT bagi mhs yg dpt
menunjukkan bukti perjalanan.
Biaya hidup sementara bagi mahasiswa dari luar
kota besarnya maksimun setara dgn biaya hidup 1
bulan
Verifikasi data calon mahasiswa penerima Bidik Misi
dlm bentuk penilaian berkas,visitasi, wawancara,
Kegiatan-kegiatan
lain
seperti:
sosialisasi,
matrikulasi, pengenalan kehidupan kampus, bantuan
pendampingan berbasis kegiatan
BEASISWA 2013
PPA : 2.000 MHS = 261 PTS
 BBM : 3.000 MHS = 201 PTS
 BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN :
 BIDIK MISI APBN
: 466 MHS = 38 PTS
 BIDIK MISI APBN –P : 582 MHS = 68 PTS

KUOTA BIDIK MISI 2014 : 400 MHS
Muhammad Nuh

KITA INGIN AGAR MEREKA BENAR-BENAR
MEMILIKI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN
KEPRIBADIAN YG MEMADAI, SEHINGGA BENARBENAR MAMPU MEMOTONG MATA RANTAI
KEMISKINAN DILINGKUNGAN KELUARGANYA
SEKALIGUS MENGANGKAT HARKAT DAN
MARTABATNYA
Pendidikan
Terima kasih
Mahasiswa/lulusan yang
kompeten dan berkarakter
Indonesia
25

similar documents