Umi Chulsum – PEMERINTAH DAN KEBIJAKAN FISKAL

Report
OLEH :
UMI CHULSUM
NIM : 137925415
PEMERINTAH
DALAM
PEREKONOMIAN
1.
2.
KEBIJAKAN
FISKAL
KEBIJAKAN
MONETER
Kebijakan fiskal :
kebijakaan ekonomi yang
digunakan pemerintah untuk
mengelola/ mengarahkan
perekonomian ke kondisi yang
lebih baik atau diinginkan
dengan cara mengubah-ubah
penerimaan dan pengeluaran
pemerintah.
Kebijakan fiskal mempunyai kebijakan yang sama dengan
kebijakan moneter. Perbedaannya terletak pada
instrumen kebijakannya. Jika dalam kebijakan moneter
pemerintah mengendalikan uang yang beredar maka
dalam kebijakan fiskal pemerintah mengendalikan
penerimaan (T) dan pengeluaran (G)
Kebijakan fiskal secara umum dibagi
dalam tiga kategori yaitu :
1.Kebijakan menyangkut pembelian
pemerintah atas barang dan jasa.
2.Kebijakan menyangkut pajak
3.Kebijakan menyangkut pembayaran
transfer (kompensasi pengangguran,
tunjangan jaminan sosial, pembayaran
kesejahteraan dan tunjangan veteran)
PEMBELIAN PEMERINTAH (G), PAJAK NETO (T),
DAN PENDAPATAN SIAP KONSUMSI (Yd)
Pajak Neto (T) :
Yaitu Pajak yang dibayar oleh perusahaan dan
rumah tangga pada pemerintah dikurangi
pembayaran transfer yang diberikan pada rumah
tangga oleh pemerintah.
Pendapatan siap konsumsi (Yd) :
Yaitu pendapatan dikurangi pajak.
Yd = Y - T
Pendapatan siap konsumsi dari rumah
tangga
Yd = C + S
Yd = Y - T
Y–T = C + S
Y = C+S+T
Pengeluaran agregat yang direncanakan (AE)
AE = C + I + G
Selisih antara jumlah yang
dibelanjakan oleh
pemerintah (G) dengan
yang dikumpulkan dari
Defisit Anggaran = G - T
pajak (T) pada suatu
periode tertentu.
Jika G>T, pemerintah meminjam dari masyarakat untuk
membiayai defisit.
Jika G<T, pemerintah mengalami surplus anggaran.
Konsumsi agregat (C) bergantung pada
pendapatan agregat (Y) sehingga bila Y ↑
maka C ↑
C = a + bYd
Yd = Y - T
dimana
a = jumlah konsumsi yang
yang akan terjadi jika
pendapatan nasional = 0
b = kecenderungan marginal
untuk mengkonsumsi
C = a + b(Y - T)
Ekuilibrium terjadi apabila Y = AE
Yaitu output agregat = pengeluaran agregat yang direncanakan.
Pengeluaran agregat yang direncanakan dengan adanya
pemerintah adalah AE = C + I + G
Kondisi
ekuilibrium
Y = C+I+G
Y > C + I + G, maka ada peningkatan persediaan yang tak
direncanakan dalam persediaan – investasi aktual akan
melebihi investasi yang direncanakan.
Y < C + I + G, maka ada penurunan persediaan yang tak
direncanakan dalam persediaan.
Y = C+I+G
C = 100 + 0,75 Yd
C = 100 + 0,75 (Y - T)
Yd = Y - T
Equilibrium Output: Y = C + I + G
C  100 .75Yd C  100 .75( Y  T )
MENEMUKAN EKUILIBRIUM UNTUK I = 100, G = 100, DAN T =
100
(1)
OUTPUT
(PENDAPAT
AN)
Y
(2)
(3)
(4 )
PAJAK PENDAPATAN
BELANJA
SIAP
NETO
KONSUMSI
KONSUMSI
T
Yd = Y - T
(C = 100 + .75 Yd)
(5)
TABUNG
AN
S
(Yd – C)
(6)
(7)
(8)
(9)
PENGELUARAN
PERUBAHAN
PEMBELIA
AGREGAT
INVESTASI
N
YANG
PERSEDIAAN
YANG
PEMERINT DIRENCANAKA
YANG
DIRENCANAKAN
AH
N
DIRENCANAKAN
I
G
C+I+G
Y - (C + I + G)
( 10 )
BELANJA
PENYESUAIAN
ATAS DISEKUILIBRIUM
300
100
200
250
-50
100
100
450
-150
Output ↑
500
100
400
400
0
100
100
600
-100
Output ↑
700
100
600
550
50
100
100
750
-50
Output ↑
900
100
800
700
100
100
100
900
0
Ekuilibrium
1,100
100
1,000
850
150
100
100
1,050
50
Output ↓
1,300
100
1,200
1,000
200
100
100
1,200
100
Output ↓
1,500
100
1,400
1,150
250
100
100
1,350
150
Output ↓
Menemukan keseimbangan output / pendapatan ekuilibrium
secara grafis
Karena G dan I keduanya tetap pada 100, fungsi pengeluaran agregat adalah fungsi konsumsi
baru yang digeser ke atas oleh I + G = 200, Ekuilibrium terjadi pada Y = C+I+G = 900.
Pendekatan kebocoran/ suntikan
atas ekuilibrium
Pemerintah mengambil pajak neto (T) dari aliran
pendapatan (kebocoran) dan tabungan rumah tangga
(S) berupa sejumlah pendapatan (kebocoran).
Dalam kesetimbangan, suntikan belanja yang
direncanakan adalah pembelian pemerintah (G)
dan Investasi (I), jika kebocoran ( S+T ) sama
dengan suntikan yang direncanakan (I +G).
AE  C  I  G Y  C  S  T
C S  T  C I  G
S T  I  G
EFEK ANGKA PENGGANDA
Tiga angka pengganda :
1. Angka pengganda belanja
pemerintah
2. Angka pengganda pajak
3. Angka pengganda
anggaran berimbang
Angka pengganda belanja
pemerintah :
Yaitu rasio perubahan dalam tingkat ekuilibrium output
terhadap perubahan dalam belanja pemerintah .
Variabel otonomnya adalah belanja pemerintah bukan
investasi yang direncanakan.
Multiplier belanja pemerintah
MENEMUKAN EKUILIBRIUM SETELAH PENINGKATAN BELANJA
PEMERINTAH $50 MILIAR
(SEMUA ANGKA DALAM MILIAR DOLAR, G MENINGKAT DARI 100
PADA TABEL 24.1 MENJADI 150 DISINI)
`(1)
`(2)
`(3)
`(4)
`(5)
`(6)
`(7)
BELANJA
OUTPUT
PAJAK
PENDAPATAN
BELANJA
TABUNGAN
(PENDAPATA
N)
NETO
SIAP
KONSUMS
KONSUMSI
S
INVESTASI
YANG
PEMBELIAN
`(8)
`(9)
`(10)
PENGELUARA
N
PERUBAHAN
AGREGAT
YANG
PERSEDIAAN PENYESUAIAN
YANG TAK
DIRENCANAKA
DIRENCANAKA DIRENCANAK
N
PEMERINTAH
N
AN
ATAS DIS
I
Y
T
Yd = Y-T
(C = 100 + 0.75
Yd)
(Yd – C)
I
G
300
100
200
250
50
100
150
500
200
Output ↑
500
100
400
400
0
100
150
650
150
Output ↑
700
100
600
550
50
100
150
800
100
Output ↑
900
100
800
700
100
100
150
950
50
1.100
100
1.000
850
150
100
150
1.100
0
1.300
100
1.200
1.000
200
100
150
1.250
50
Output ↑
Equilibri
um
Output↓
C+I+G
Y  (C + I + G) EKUILIBRIUM
Multiplier belanja pemerintah
Peningkatan belanja pemerintah sebesar 50 menggeser fungsi AE ke atas sebesar 50. Sewaktu Y
meningkat sebagai tanggapannya, konsumsi tambahan akan dihasilkan. Secara keseluruhan, tingkat
ekuilibrium Y meningkat sebesar 200, dari 900 ke 1.100
Angka Pengganda Pajak :
Yaitu rasio perubahan dalam tingkat
kesetimbangan output terhadap perubahan dalam
pajak.
 1 
 MPC 
 Y  (   T  MPC )  
   T  

 MPS 
 MPS 
Multiplier Pajak
Pajak yang dipotong meningkatkan
pendapatan, yang kemungkinan akan
mengakibatkan ditambahkan pengeluaran
konsumsi.
Namun, pemotongan pajak memiliki dampak
tidak langsung pada pengeluaran. Multiplier
pajak untuk perubahan pajak lebih kecil
daripada multiplier untuk perubahan dalam
pengeluaran pemerintah.
Angka pengganda anggaran
berimbang
Yaitu rasio perubahan
dalam tingkat output
ekuilibrium terhadap
perubahan belanja
pemerintah dimana
perubahan dalam belanja
pemerintah
diseimbangkan oleh
perubahan dalam pajak
sehingga tidak
menciptakan defisit
apapun.
Angka pengganda
anggaran berimbang = 1.
Perubahan dalam Y yang
disebabkan oleh
perubahan dalam G dan
perubahan yang sama
dalam T tepat
merupakan ukuran yang
sama dengan perubahan
awal dalam G atau T itu
sendiri. ( G=T atau T=G )
Angka pengganda anggaran berimbang
MENEMUKAN EKUILIBRIUM SETELAH PENINGKATAN BELANJA ANGGARAN BERIMBANG $200 MILIAR DALAM
G DAN T
(SETELAH ANGKA DALAM MILIARAN DOLAR , BAIK G MAUPUN T MENINGKAT DARI 100 PADA TABEL 22.1
MENJADI 300 DISINI)
`(1)
`(2)
`(3)
`(4)
`(5)
`(6)
BELANJA
`(7)
`(8)
`(9)
PENGELUARAN
PERUBAHAN
PENYESUAIAN
OUTPUT
PAJAK
PENDAPATAN
SIAP
BELANJA
INVESTASI YANG
PEMBELIAN
AGREGAT YANG
DI-
PERSEDIAAN
YANG TAK DI
ATAS DIS
(PENDAPATAN)
NETO
KONSUMSI
KONSUMSI
DIRENCANAKAN
PEMERINTAH
RENCANAKAN
RENCANAKAN
EKUILIBRIUM
Y
T
Yd = Y  T
(C = 100 + 0.75 Yd)
I
G
C+I+G
Y  (C + I + G)
500
300
200
250
100
300
650
150
Output ↑
700
300
400
400
100
300
800
100
Output ↑
900
300
600
550
100
300
950
50
Output ↑
1.000
300
800
700
100
300
1,1
0
Equilibrium
1.300
300
1.000
850
100
300
1.250
50
Output ↓
1.500
300
1.200
1.000
100
300
1.400
100
Output ↓
IKHTISAR ANGKA PENGGANDA KEBIJAKAN FISKAL
DAMPAK
STIMULUS KEBIJAKAN
ANGKA PENGGANDA
Peningkatan/ Penurunan
BELANJA PEMERINTAH
tingkat pembelian pemerintah
ANGKA
PENGGANDA
1
MPS
AKHIR ATAS
EKUILIBRIUM Y
1
G
MPS
: ∆G
ANGKA PENGGANDA
Peningkatan/ Penurunan
PAJAK
tingkat pajak neto : ∆T
ANGKA PENGGANDA
Peningkatan/ penurunan
ANGGARAN
Anggaran berimbang secara
BERIMBANG
simultan dalam tingkat
pembelian pemerintah dan pajak
neto : ∆G = ∆T
 MPC
MPS
1
T 
 MPC
MPS
G
ANGGARAN FEDERAL
Utang federal adalah total jumlah yang harus
dibayar oleh pemerintah federal. Utang tersebut
merupakan jumlah dari seluruh akumulasi defisit
minus surplus dari waktu ke waktu.
Beberapa utang federal dipegang oleh pemerintah
AS sendiri dan sebagian oleh individu swasta.
Utang federal swasta adalah pribadi (non-milik
pemerintah) bagian dari utang federal.
ANGGARAN FEDERAL
Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Federal 2007 (Miliaran Dolar)
JUMLAH
Penerimaan berjalan
Pajak pendapatan pribadi
Pajak cukai dan pabean
Pajak pendapatan komporat
Pajak dari negara lain di dunia
Kontribusi asuransi sosial
Penerimaan bunga dan sewa serta royalti
Penerimaan transfer saat ini dari bisnis dan pribadi
Surplus saat ini dari perusahaan pemerintah
Total
Pengeluaran belanja
Pengeluaran konsumsi
Pembayaran transfer pada pribadi
Pembayaran transfer pada negara lain di dunia
Hibah pada negara bagian dan pemerintah lokal
Pembayaran bunga
Subsidi
Total
Tabungan pemerintah federal neto-surplus (+) atau defisit (-)
(penerimaan berjalan total - pengeluaran berjalan total)
Sumber : Departemen Perdagangan AS. Biro Analisis Ekonomi
PERSENTASE
TOTAL
1,162.1
99.9
380.0
13.4
953.0
25.1
39.4
`-2.3
2,671.4
43.5
3.7
14.3
0.5
35.7
0.9
1.5
`-0.0
100.0
856.0
1,270.7
38.6
377.5
302.4
46.7
2,892.0
29.6
43.9
1.3
13.1
10.5
1.6
100.0
`-220.6
Pemerintah federal surplus / defisit
sebagai persentase dari GDP, tahun 1970 I2000 IV
Utang pemerintah federal sebagai persentase
dari GDP tahun 1970 I-2000 IV
Pengaruh perekonomian atas anggaran
Pemerintah
Pendapatan pajak tergantung pada keadaan ekonomi.
Beberapa pengeluaran pemerintah tergantung pada keadaan
perekonomian.
Penstabil Otomatis adalah pendapatan dan pengeluaran
dalam anggaran federal yang secara otomatis berubah
bersama kondisi perekonomian untuk menstabilkan GDP
Tarik Fiskal adalah efek negatif mengenai perekonomian
yang terjadi ketika tingkat pajak rata-rata meningkat
pajak karena wajib pajak pindah ke golongan pajak yang
lebih tinggi dalam selama ekspansi.
Anggaran Penggunaan Penuh
Anggaran Penggunaan Penuh yitu bentuk akhir
anggaran federal jika perekonomian
berproduksi pada tingkat output penggunaan
penuh.
Defisit struktural adalah defisit yang tetap ada
pada penggunaan penuh.
Defisit siklus adalah defisit yang terjadi
karena penurunan siklus bisnis.
Lampiran A :
Pengganda pajak dan pengeluaran pemerintah
Pemerintah menghabiskan dan pajak pengganda ketika pajak
adalah fungsi dari pendapatan berasal sebagai berikut:
Y  C I  G
C  a  b(Y  T )
Y  a  bY  bT0  btY  I  G
Yd  Y  T
Y (1  b  bt )  a  bT0  I  G
Y  bY  btY  a  bT0  I  G
T  T0  tY
I  I0
G  G0
multiplier
value of autonomous
expenditures
Lampiran A:
Pengganda pajak dan pengeluaran pemerintah
Pengganda pajak dan pengeluaran pemerintah
berasal algebraically sebagai berikut:
Y  a  b(Y  T )  I  G
Y  C I  G
C  a  b(Y  T ) Y  a  bY  bT  I  G
Y  bY  a  bT  I  G
Yd  Y  T
T  T0
Y (1 b)  a  bT  I  G
I  I0
1
Y 
(a  bT  I  G )
1 b
G  G0
*
Lampiran :
Jika kita menggabungkan efek multiplier belanja
pemerintah dan pajak multiplier, kita
mendapatkan:
Multiplier
belanja
pemerintah
kemudian;
Y
1
=
 G MPS
and
 Y  MPC

T
MPS
Multiplier
pajak
1
 MPC MPS


1
MPS
MPS
MPS
Dalam peningkatan pengeluaran oleh $1 dan uang
pajak sebesar $1 pemerintah akan meningkatkan
keseimbangan pendapatan sebesar $1.

similar documents