bahasa & tatabahasa formal

Report
TEORI BAHASA & OTOMATA
(BAHASA & TATABAHASA FORMAL)
PERTEMUAN II
Y A N I S U G IY A N I
MATERI PERTEMUAN II

BAHASA DAN TATA BAHASA FORMAL
- TATA BAHASA (GRAMMAR)
- KLASIFIKASI GRAMMAR
- LATIHAN
TATA BAHASA (GRAMMAR)
GRAMMAR ADALAH SUATU SISTEM
MATEMATIK UNTUK MENDEFINISIKAN
BAHASA DAN ALAT UNTUK
MEMBENTUK SUATU STRUKTUR PADA
KALIMAT BAHASA YANG DISEBUT
SEBAGAI STRUKTUR GRAMATIK ATAU
SINTAKS KALIMAT
TATA BAHASA (GRAMMAR)

Spesifikasi dari bahasa pemrograman
meliputi :
1. Himpunan Simbol
2. Himpunan dari semua program yang
secara sintaks benar
3. Arti dari semua program yang secara
sintaks benar
TATA BAHASA (GRAMMAR)
Grammar terdiri dari himpunan hingga
yang tak hampa dari aturan atau produksi,
yang menspesifikasikan sintaks dari
bahasa.
 Studi tentang grammar disebut teori
bahasa formal
 Ditekuni oleh Noam Chomsky pada tahun
1950

TATA BAHASA (GRAMMAR)
Noam Chomsky membentuk suatu model
matematika untuk grammar, yang
bersangkutan dengan studinya dalam
bahasa natural.
 Tahun 1960 konsep grammar digunakan
dalam sintaks bahasa pemrograman
ALGOL 60 yang menggunakan konsep
grammar formal ini.

KONSEP MESIN ABSTRAK
Metode lain untuk spesifikasi bahasa
adalah menggunakan konsep mesin
abstrak, yang disebut akseptor (acceptor)
atau penerima.
 Akseptor ini akan menentukan apakah
suatu untai (kalimat atau kata) termasuk
bahasa.

TATA BAHASA (GRAMMAR)
S = Sentences
 V = Verb
 O = Object
 A = Article
 Sp = Subject Phrase
 N = Noun
 Vp = Verb Phrase
 Np = Noun Phrase

TATA BAHASA (GRAMMAR)
S  Sp Vp
 Sp  AN
 A  a | the
 N  monkey | banana | cat | mouse |
tree
 Vp  VO
 V  ate | climbs
 O  Np
 Np  AN

KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.1)
Sebuah Grammar didefinisi sebagai 4 tupel
G = (Vn,Vt, S, Q)
 Vn = Simbol non terminal
 Vt = Simbol terminal
 S = Simbol Start
 Q = Subhimpunan hingga yang tidak
kosong merupakan relasi (Vt U Vn) ke (Vt
U Vn)

KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.1)

Secara umum sebuah elemen (, ) dari
Q ditulis sebagai :

Dan disebut produksi atau rewriting
CONTOH DEFINISI 1.1
G1 = { Vn,Vt, S, Q }
Dengan :
Vn = { I, L, D }
Vt = { a, b, ……, z, 0, 1, 2,……. , 9 }
S=I
Q = { I  L, I  IL, I  ID, L  a, L  b,
…., L  z, D  0, D  1, ……., D  9 }
KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.2)
Untai w disebut penurunan atau derivasi
langsung dari v, ditulis sebagai v  w
 Untai vocabulary Q1 dan Q2 (termasuk
untai hampa) anggota (Vn U Vt),
sedemikian sehingga
 V = Q1  Q2
 W = Q1  Q2
   adalah produksi dari grammar G

CONTOH DEFINISI 1.2
PRODUKSI
I
L
IL
LL
LX
LX
LDL
LIL
D1
LDDL
L2DL
D2
Q1
Q2
KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.3)






G = (Vn, Vt, S, Q) adalah grammar.
Untai v menghasilkan w
W tereduksi dari v atau w adalah diturunkan
dari v
Ditulis sebagai v ==* w jika ada untai
vocabulary Qo
Q1,…, Qn (n>0) anggota (Vn U Vt) sehingga
:
V = Q0  Q1
Q1  Q2
Q n-1  Q n = w
CONTOH DEFINISI 1.3

DARI DEFINISI 1.1
PERIKSA UNTAI a13
KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.4)
Bentuk sentensial adalah untai yang
dihasilkan melalui derivasi yang berawal
dari simbol non terminal S
 Bahasa L yang dibentuk oleh grammar G
adalah himpunan semua bentuk sentensial
yang semua simbolnya adalah simbol
terminal.
 Dengan kata lain :
L(G) = { w | s ==* w, w anggota Vt*}

KLASIFIKASI GRAMMAR
(DEFINISI 1.5)
 dan  dalam produksi   , disajikan
sebagai  = Q1 A Q2 dan  = Q1  Q2
 Jadi bentuk grammarnya berbentuk
Q1 A Q2  Q1  Q2

CONTOH DEFINISI 1.4, 1.5
L (G2) = { an bn cn | n >= 1 }
 G2 = ( {S,B,C} , {a,b,c} , S , Q )
produksi Q =
S  aSBC
BC  bc
S  abC
CB  BC
bB  bb
cC  cc

Periksa untai aabbcc

similar documents