sanggahan banding - Surabaya 2 Excellence

Report
SANGGAHAN BANDING
Ditujukan kepada Menteri
SANGGAHAN BANDING
Pasal 82
Perpres 70/2012
Menghentikan proses
pengadaan
TIDAK
YA
Masa sanggahan banding:
a. 5 hari kerja →konstruksi ˃ 5 Miliar;
konsultan > 200 juta
b. 3 hari kerja → konstruksi ≤ 5 Miliar;
konsultan ≤ 200 juta
c. Wajib dilampiri jaminan sanggahan
banding sebesar 1% dari HPS
Jawaban sanggahan banding:
a. 15 hari kerja → konstruksi ˃ 5 Miliar;
konsultan > 200 juta
b. 5 hari kerja → konstruksi ≤ 5 Miliar;
konsultan ≤ 200 juta
c. Dapat di delegasikan kepada Eselon I/II
a. Disampaikan terlambat → pengaduan
b. Tidak ditujukan kepada Menteri → pengaduan
Diteruskan ke → Itjen
c. Tanpa jaminan → bukan SB dan bukan pengaduan (ditolak)
MATERI
SANGGAHAN BANDING
Perka LKPP No. 14/2012
1
Penyimpangan ketentuan dan prosedur
Perpres 54/2010 jo. Perpres 70/2012
2
Ada rekayasa sehingga terjadi persaingan
tidak sehat
3
Penyalahgunaan wewenang oleh Pokja
ULP/Pejabat berwenang
Catatan:
1. Sanggahan banding dinyatakan benar/diterima apabila salah satu kondisi di atas
terbukti dan jaminan sanggahan banding dikembalikan.
2. Sanggahan banding salah/ditolak apabila seluruh kondisi di atas tidak terbukti dan
jaminan sanggahan banding dicairkan.
Benar
1. Dokumen pengadaan
bertentangan Perpres 54/2010
jo. Perpres 70/12
2. Prosedur/tahapan tidak sesuai
dokumen pengadan/Perpres
54/2010 jo. Perpres 70/12
Evaluasi salah tidak sesuai dokumen
pengadaan
Lelang ulang
Evaluasi ulang
KESIMPULAN
SANGGAHAN
BANDING
Salah
Pelelangan lanjut
Catatan:
Kriteria teknis yang tidak jelas (objektifitasnya) dimintakan pendapat kepada Satminkal
untuk ditetapkan → digunakan untuk menetapkan keputusan sanggahan banding.
Ditujukan kepada APIP
Sanggahan banding yang tidak ditujukan
kepada Menteri
PENGADUAN
Tidak Menghentikan proses
pengadaan
Surat sanggahan banding diterima diluar
masa sanggahan banding:
a. 5 hari kerja →konstruksi ˃ 5 Miliar;
konsultan > 200 juta
b. 3 hari kerja → konstruksi ≤ 5 Miliar;
konsultan ≤ 200 juta
Catatan:
Diteruskan → Itjen
Keberatan atas jawaban sanggahan
banding
Catatan:
Diteruskan → Itjen
CONTOH SANGGAHAN BANDING LELANG ULANG
Paket Rehabilitasi Situ Ciburuy
Pascakualifikasi, satu sampul, sistem gugur.
Syarat dalam dokumen pengadaan:
1. Memiliki sertifikat SMK3;
2. Memiliki sertifikat OHSAS.
catatan:
1. Masing-masing sertifikat tersebut merupakan sertifikat Sistem Manajemen K3 yang menjamin
tentang kapabilitas K3 Konstruksi, sehingga seharusnya cukup mempersyaratkan memiliki
sertifikat SMK3
2. Pasal 24 ayat (3) huruf d. Perpres 54/2010 jo. 70/2012 “dilarang menentukan kriteria,
persyaratan atau prosedur pengadaan yang diskriminatif dan/atau dengan pertimbangan yang
tidak obyektif.”
3. Perka LKPP No. 14/2012:
a. Pascakualifikasi tidak mengatur tentang kepemilikian Sertifikat Manajemen Mutu ISO
dan/atau memiliki Sertifikat Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
b. Prakualifikasi mengatur:
memiliki Sertifikat Manajemen Mutu ISO dan/atau memiliki Sertifikat Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), apabila diperlukan.
Kesimpulan/jawaban sanggahan banding :
Syarat dalam dokumen pengadaan melanggar Perpres 54/2010 jo. 70/2012 sehingga dinyatakan
gagal lelang dan harus dilakukan lelang dengan memperbaiki dokumen
CONTOH SANGGAHAN BANDING EVALUASI ULANG
1. Paket Proteksi Tebing Kalingrowo Desa Boro
2. Pascakualifikasi, satu sampul, sistem gugur.
3. Syarat dalam dokumen pengadaan (LDP) :
pemasukan penawaran ditutup pada tanggal 11 Januari 2013 , pukul 09.00 WIB
4. Data pelelangan:
salah satu peserta menyampaikan jaminan penawaran asli pada tanggal 11 Januari 2013, pukul
11.30 WIB.
catatan:
1. Peserta yang terlambat menyampaikan jaminan penawaran asli dinyatakan lulus dan
ditetapkan sebagai pemenang.
2. Peserta lain menyampaikan sanggahan dan sanggahan banding.
3. Dokumen pengadaan Bab III IKP bagian D 26. “penawaran harus disampaikan kepada dan
harus sudah diterima Pokja ULP paling lambat di tempat dan pada waktu sebagaimana
tercantum dalam LDP”
Kesimpulan/jawaban sanggahan banding :
Pokja telah salah melakukan evaluasi, seharusnya jaminan penawaran yang terlambat tidak
diterima dan peserta dinyatakan gugur saat evaluasi.
Sehingga sanggahan banding dinyatakan benar dan harus dilakukan evaluasi ulang.
CONTOH SANGGAHAN BANDING SALAH
1. Paket Rehabilitasi Drainase Kota Semarang (Cipta Karya)
2. Pascakualifikasi, satu sampul, sistem gugur.
3. Syarat dalam dokumen pengadaan:
Pengalaman berupa : mempunyai 2 (dua) pengalaman berupa galian tanah > 100.000 m3 dan 1
(satu) box culvert atau mempunyai 2 (dua) pengalaman berupa box culvert dan 1 (satu) galian
tanah > 100.000 m3
4. Data pelelangan:
Peserta menyampaikan pengalaman berupa:
a. Galian dengan volume > 100.000 m3
b. Galian dengan volume 76.000 m3
c. Perbaikan pintu air dengan box
5. Hasil pelelangan: peserta digugurkan karena tidak memenuhi persyaratan pengalaman
6. Peserta melakukan sanggahan, sanggahan banding (melampirkan persyaratan sebagaimana
dimaksud butir 3.)
Kesimpulan/jawaban sanggahan banding:
Peserta melakukan post bidding, sanggahan banding salah/ditolak,pelelangan dilanjutkan.
Catatan:
− Penyedia jasa menyampaikan somasi atas jawaban sanggahan banding
− Somasi dijawab, dinyatakan salah
− Penyedia jasa menyampaikan surat keberatan atas jawaban somasi
− Keberatan dijawab, dinyatakan salah
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

similar documents