M-4 data penelitian

Report
M-4 data penelitian
Beta Suryokusumo . 2013
PENGERTIAN DATA
Data adalah bentuk jamak dari
datum. Data merupakan
keterangan-keterangan tentang
suatu hal, dapat berupa sesuatu
yang diketahui atau yang dianggap
atau anggapan. Atau suatu fakta
yang digambarkan lewat angka,
simbol, kode, dll
Jenis-jenis data
 Data perlu dikelompokkan terlebih dahulu sebelum
digunakan dalam proses analisis. Pengelompokan
data disesuaikan dengan karakteristik yang
menyertainya
 Pengelompokan data menurut sumber
pengambilannya
 Berdasarkan sumber pengambilannya,data dibedakan
atas dua, yaitu data primer dan sekunder.
 Data primer adalah data yang diperoleh atau
dikumpulkan langsung dilapangan oleh orang yang
melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang
memerlukannya. Data primer ini disebut juga data
asli atau data baru.
 Contoh:
 Data kuesioner (data yagn diperoleh melalui
kuesioner), data survei, data observasi, dsb.
 Data sekunder
 Data sekunder adalah data yang diperoleh atau
dikumpulkan oleh orang yang melakukan
penelitian dari sumber-sumber yang telah ada.
Data ini biasanya diperoleh dari perpustakaan atau
dari penelitian sebelumnya
Pengelompokan data menurut
waktu pengumpulannya
 Berdasarkan waku pengumpulannya, data dapat
dibedakan atas dua yaitu data berkala dan data
kerat lintang:
 Data berkala (time series)
 Data berkala adalah data yang terkumpul dari
waktu ke waku untuk memberikan gambaran
perkembangan suatu kegiatan atau keadaan.
 Contoh: data perkembangan harga sembilan
macam bahan pokok selama 10 bulan terakhir
yang dikumpulkan setiap bulan.
Data kerat lintang (cross
section)
Data kerat lintang adalah data yang
terkumpul pada suatu waktu
tertentu untuk memberikan
gambaran perkembangan suatu
kegaitan atau keadaan waktu itu:
contoh data sensus penduduk 1990
Pengelompokan data menurut
sifatnya
 Data kualitatif. Data kualitatif adalah data
yang tidak berbentuk bilangan
 Contoh: jenis kelamin, agama, atau warna
 Data kuantitaif
 Data kuantitatif adalah data yang
berbentuk bilangan contoh: tinggi,
panjang, atau umur
Pengelompokan data menurut
tingkat pengukuran (skala)
 Data nominal. Data yang berasal dari pengelompokan
peristiwa berdasarkan kategori tertentu yang
perbedaannya hanyalah menunjukkan perbedaan
kualitatitif .
 Data ini idak menggambarkan kedudukan objek aau
kategori tersebut terhadap objek atau kategori lainnya
tetapi hanya sekadar label atau kode saja. Data ini
hanya mengelompokkan objek/ kategori ke dalam
kelompok tertentu. Data ini mempunyai dua ciri, yaitu:
 Kategori data bersifat saling lepas (satu objek hanya
masuk pada satu kelompok saja).
 Kategori data tidak disusun secara logis
 Contoh : jenis kelamin manusia: 1. untuk pria, 0 untuk
wanita.
 Data ordinal, adalah data yang berasal dari objek
atau kategori yag disusun menurut besarnya, dari
tingkat terendah ke tingkat tertinggi atau
sebaliknya, dengan jarak atau rentang yang tidak
harus sama. Data ini memiliki ciri seperti pada
data nominal ditambah satu ciri lagi yaitu kategori
data dapat disusun berdasarkan urutan logis dan
sesuai dengan besarnya karakteristik yang
dimilikinya.
 Contoh
 Mengubah nilai ujian ke nilai prestasi, yaitu:
 Nilai dari 80-100 adalah A
 Nilai dari 65 – 79 adalah B
 Data interval , adalah data yg berasal dari objek
atau kategori yg diurutkan berdasarkan suatu
atribut tertentu, dimana jarak antara tiap objek
atau kategori adalah sama. Pada data ini tidak
terdapat angka nol mutlak. Data ini memberikan
informasi tentang interval antara tiap objek/
kategori sama. Besarnya interval dapat ditambah
atau dikurangi.
 Data ini memiliki ciri sama dengan ciri pada data
ordinal ditambah satu ciri lagi, yaitu kategori data
mempunyai jarak yang sama
 Contoh:
 ABCDE
 12345
 Data rasio, adalah data yang menghimpun
semua ciri dari data nominal . Data
ordinal, data data interval dan dilengkpi
titik no absolut dengan makna empiris.
Angka pada data ini menunjukkan ukuran
yang sebenarnya dari objek/kategori yang
diukur.
 Contoh A dan B adalah dua orang
mahasiswa yg nilai mata kuliahnya
masing-masing 60 dan 90. ukuran
rasionya dapat dinyatakan bahwa nilai B
adalah nilai 1,5 kali nilai A
Perlakuan data
 Perlakuan data dimaksudkan sebagai cara
memproses data penelitian untuk
memperoleh hasil yang diinginkan
berdasarkan pola-pola dan aturan aturan
tertentu. Perlakuan data penelitian
meliputi hal sbb:
 Pengumpulan data
 Pengumpulan data penelitian
dimaksudkan sebagai pencatatan
peristiwa atau karakteristik dari sebagian
aau seluruh elemdn populasi penelitian.
Pengumpulan data penelitian dapat
dilakukan berdasarkan cara-cara tertentu.
Berdasarkan cara pengumpulan
 Pengamatan (observasi)
 Pengamatan atau observasi adalah cara
pengumpulan data dengan terjun dan
melihat ke lapangan (laboratorium)
terhadap objek yang diteliti (populasi atau
sampel).
 Penelusuran literatur
 Penelusuran literatur adalalah cara
pengumpulan data dengan menggunakan
sebagian aau seluruh data yang telah ada
atau laporan data dari peneliti
sebelumnya. Penelusuran literatur disebut
juga pengamatan tidak langsung
 Penggunaan kuesioner
 Penggunaan kuesioner adalah cara
pengumpulan daa dengan menggunakan
dafar pertanyaan (angket) atau daftar
isian terhadap objek yang diteliti (populasi
atau sampel).
 Wawancara (interview)
 Wawancara adalah cara pengumpulan
data dengan mengadakan tanya jawab
langsung kepada objek yang diteliti atau
kepada perantara yang mengetahui
persoalan dari objek yang diteliti.
Pengolahan data
Editing
Coding
Tabulasi dapat berbentuk
Tabel pemindahan (transfer tanel)
Tabel biasa (main table)
Tabel analisis (talk table)
Penyajian data penelitian
 Data yang sudah diolah, agar mudah
dibaca dan dimengerti oleh orang lain
atau pengambil keputusan, perlu
ditampilkan data yang sudah diolah
disebut penyajian daa
 Penyajian data ini memiliki kegunaan , al
 Menunjukkan perkembangan suatu
keadaan
 Sebagai perbandingan pada suatu waktu
 Penyajian data penelitian dapat dilakukan
melalui
 Tabel data
Didasarkan atas pengaturan datanya, tabel
dapat dibedakan atas beberapa jenis:
 Tabel frekuensi.
 Tabel frekuensi adalah tabel yang menunjukkan atau
memuat banyaknya kejadian atau frekuensi dari suatu
kejadian
 Tabel klasifikasi. Tabel klasifikasi adalah tabel yang
menunjukkan atau memuat pengelompokan data
 Tabel kontingensi
 Tabel kontingensi adalah tabel yang menunjukkan atau
memuat data sesuai dengan rinciannya. Apabila bagian
baris tabel mempunyai m baris dan bagian kolom tabel
mempunyai n kolom maka didapatkan tabel kontingensi
berukuran mxn
 Tabel korelasi adalah tabel yang menunjukkan atau
memuat adanya korlasi antara data yang disajikan
Grafik data
 Piktogram, adalah grafik data yang menggunakan
gambar atau lambang dari data itu sendiri dengan
skala tertentu.
 Grafik batang aau balok
 Grafik garis
 Grafik lingkaran
 Kartogram, atau peta statistik adalah grafik data
berupa peta yg menunjukkan kepadatan
penduduk, curah hujan, hasil pertanian dsb
 Histogram dan poligon frekuensi
Terima kasih

similar documents